+86-17757302351

BERITA

Rumah / Berita / Apa itu PVC?

Berita

Apa itu PVC?

PVC atau polivinil klorida, paling dikenal sebagai vinil di pasaran, merupakan bahan termoplastik yang tersusun dari karbon (43%) dan klorin (57%). PVC juga merupakan jenis plastik ketiga yang paling banyak digunakan di dunia. Zat ini dapat ditemukan di tas, mainan, peralatan olahraga, botol, dan kertas dinding, dan masih banyak lagi. Faktanya, PVC berada di urutan kedua setelah plastik PET dan PP dalam hal penggunaannya dalam produk konsumen. Ciri umum PVC adalah strukturnya rapuh dan warnanya putih alami.
Sebenarnya PVC sendiri sudah ada sejak lama sejak tahun 1872. Menjadi produk komersial pada tahun 1920-an yang diproduksi oleh BF Goodrich Company. Selama periode ini, plastik PVC terutama digunakan dalam industri konstruksi dan produksi rambu (jalan, dinding, dll.) serta komponen peralatan kesehatan.
Ada dua jenis utama PVC, yang pertama adalah polimer yang kaku dan tidak terplastik, dan bentuk plastik yang lebih fleksibel yang kita lihat pada produk yang dibuat oleh produsen film dekoratif PVC. Bentuk PVC fleksibel dibuat dengan cara membuat bahan menjadi plastis sehingga lebih "bengkok" karena adanya penambahan diisononyl phthalate (DINP) pada strukturnya. PVC fleksibel sering digunakan dalam konstruksi—terutama sebagai insulasi kabel listrik plastik, lantai, dan sebagai pengganti plastik. Sedangkan untuk PVC yang lebih keras, Anda dapat menemukannya digunakan untuk memproduksi pipa, rangka, dan lainnya.
Popularitas PVC dalam pembuatan produk konsumen berasal dari biaya produksinya yang relatif rendah, ketahanan yang baik terhadap degradasi, daya tahan yang baik, dan kekuatan tarik yang sangat baik karena terbuat dari plastik. PVC juga dapat didaur ulang dan memiliki kode identifikasi resin 3.
PVC merupakan bahan yang tergolong termoplastik. Termoplastik adalah istilah yang menggambarkan bagaimana plastik tertentu bereaksi terhadap panas. Dalam kasus bahan PVC - ia bereaksi terhadap panas (biasanya pada tanda 100 derajat Celsius) dengan mencairkannya. Titik leleh PVC tentunya juga berbeda-beda tergantung bahan tambahan yang digunakan dalam proses pembuatannya, karena beberapa bahan PVC memiliki titik leleh sekitar 260 derajat Celcius. Aspek penting mengenai bahan PVC dan termoplastik secara umum adalah bahan ini dapat dicairkan kembali, didinginkan, dan dipanaskan kembali tanpa mengurangi kualitas bahan tersebut secara signifikan. Termoplastik tidak mudah terbakar, namun meleleh menjadi bentuk cair, menjadikannya bahan yang layak untuk cetakan injeksi. Hal ini juga menjadikan PVC memiliki sifat yang sangat dapat didaur ulang.

Berita

Hubungi Kami

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang wajib diisi ditandai.

[#masukan#]