Papan tahan api perlu dijaga, tentu saja tahan api penghiasan wpc tidak terkecuali. Jika ingin papan bertahan lebih lama, maka papan tahan api harus dirawat dengan baik.
1. Gunakan kain bersih yang lembab atau spons yang dicelupkan ke dalam sabun atau deterjen netral untuk membersihkan permukaan papan tahan api.
2. Untuk noda yang sulit dibersihkan, seperti noda kopi dan teh, Anda dapat menggunakan sikat yang lembut dan kaku serta deterjen rumah tangga yang netral untuk membersihkannya.
3. Untuk noda membandel, gunakan sikat kaku yang lembut dan tempelkan soda kue dan air, lalu usap perlahan 10-20 kali untuk menghilangkan sebagian besar noda. Meskipun soda kue memiliki sifat abrasif yang rendah, namun dapat merusak permukaan papan tahan api jika digunakan terlalu keras atau terlalu banyak diseka, terutama untuk papan dengan permukaan mengkilap.
4. Pembersih saluran pembuangan papan tahan api Yantai mengandung alkali, yang akan merusak permukaan papan tahan api dalam waktu lama. Jika Anda tidak sengaja menumpahkan pembersih saluran pembuangan, bersihkan dan bilas dengan air beberapa kali. Bahan pewarna pada rambut, kain, dan makanan juga akan meninggalkan noda. Jika Anda menumpahkan pewarna ini secara tidak sengaja, harap bersihkan dengan deterjen pencuci piring atau deterjen multifungsi lainnya.
5. Jangan mengeluarkan panci langsung dari oven atau kompor, dan letakkan piring di atas permukaan papan tahan api tanpa pelindung. Temperatur yang berlebihan akan menyebabkan permukaan papan tahan api retak atau menggelembung. Jangan gunakan pembersih oven pada meja yang tidak terlindungi. Jika tumpah, bersihkan dan bilas dengan air beberapa kali.
6. Penghilang karat mengandung bahan kimia korosif yang akan merusak permukaan papan tahan api dalam waktu lama. Pembersih baskom kamar kecil juga mengandung bahan kimia korosif yang dapat merusak permukaan papan tahan api dalam waktu lama. Jika tumpah, harap bersihkan residunya, lalu cuci dengan air sabun, bilas dengan air bersih beberapa kali.



